
Usaha Kecil Kreatif Adhie Abdillah Iwan Romantara Bisnis Online Mau Bisa Bikin Web? STMIK-STT MIKAR BEKASI

Allah SWT tidak pernah memberikan ujian atau cobaan kepada umatnya melebihi kemampuan umatnya. Artinya setiap cobaan atau ujian yang Allah berikan kepada kita, insyaAllah atas izin Allah pasti kita akan sanggup mengahadapinya, asal kita sabar, yakin dan percaya.
Kisahku berawal sejak beberapa tahun sebelum menikah, saya mengalami sakit di bagian perut kanan. Sakitnya tidak terkira, sangat sakit sekali, sampai tidak kuat menahan air mata. Rasa sakit ini sering sekali kambuhnya, setiap bulannya saya mencatat siklusnya terjadi pada saat tidak sedang Haid (menstruasi). Jadi kira-kira sekitar 4 hari setelah dan sebelum haid tiba. Dan itu terjadi hampir setiap hari dengan frekuensi 2 sampai dengan 10 kali setiap hari atau malam, masing-masing kira-kira 10 sampai 20 menit. Tapi dalam kondisi seperti itu, Alhamdulillah, Allah SWT masih sayang sama saya, dalam setiap hari disela-sela kambuhnya penyakit itu, saya masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari, karena Alhamdulillah penyakit ini tidak berdampak pada kondisi fisik saya. (pada saat sedang tidak kambuh, fisik saya sama seperti biasa dalam kondisi sehat, spt orang sehat lainnya, kecuali saat kambuh, saya tidak kuat menahan rasa sakit, sampai tidak bisa bangun dari tempat tidur).
Sekitar tahun 2004 pernah dirawat di rumah sakit dan oleh dokter ahli penyakit dalam divonis usus buntu, sampai akhirnya harus dioperasi. Sejak pasca operasi mulai berangsur membaik, mulai reda rasa sakitnya dan sudah tidak terasa lagi sakit perutnya. Tapi sekitar awal tahun 2005 penyakit tadi mulai kambuh lagi, dan siklusnya sama seperti penyakit yang sebelum operasi.
Akhirnya saya menjalani pengobatan, saya mengkonsumsi obat resep dokter, tapi obat tersebut hanya bisa mengurangi rasa sakitnya saja, jadi belum bisa menyembuhkan total.
Sampai akhirnya saya menikah awal tahun 2006, Alhamdulillah, Allah sekali lagi telah memberikan karuni-Nya, disaat kondisi saya belum 100% sembuh. Allah SWT memberikan Jodoh yang baik bagi saya, Amin. Kemudian saya bisa hamil, (rasa takut sempat menghantui apakah saya bisa hamil, karena pernah ada pernyataan dari seorang dokter kandungan, bahwa penyakit saya ini ada kaitannya dengan gangguan di dalam rahim, ada semacam kista yang dapat mengakibatkan terganggunya rahim). Tapi Subhanallah, Allah menunjukkan Kuasa-Nya, akhirnya saya bisa hamil dan melahirkan seorang Putri yang diberi nama Hasyyati Sara Nadhilah (Rara) . Selama proses kehamilan & melahirkan putri pertama sampai akhirnya saya memiliki putri kedua bulan Agustus 2008 yang saya beri nama Andhisa Khairana (Dhisa) , Alhamdulillah saya rasanya sudah lupa kalau pernah mempunyai penyakit tersebut, karena belum pernah kambuh lagi.
Tapi sejak akhir tahun 2009, penyakit saya mulai kambuh lagi, dan siklusnya terus menerus seperti dulu. Sampai harus menjalani Rawat inap lagi di Rumah Sakit selama seminggu, dan berobat jalan, mengkonsumsi obat resep dokter selama 2 bulan, tapi belum juga ada tanda-tanda penyembuhan total. Selama dirawat, ada 2 opini dari 2 dokter ahli penyakit dalam & ahli kandungan. Dokter penyakit dalam menyatakan penyakit saya adalah usus buntu. sedangkan dokter ahli kandungan menyatakan ada kista ovarium di Rahim. tapi setelah dianalisa lagi 2 opini tersebut terbantahkan oleh teori2 dari dokter ahli juga bahwa usus buntu sudah tidak mungkin, karena sudah pernah dioperasi, kemudian kista ovarium juga tidak mungkin kalau melihat gejala & siklus terjadinya penyakit saya justru pada saat haid malah tidak kambuh, dan gejala rasa sakitnya pun tidak akan sehebat rasa sakit yang saya alami (lebih sakit daripada saat melahirkan).
Akhirnya saya dan suami berikhtiar mencoba mencari alternatif pengobatan lain, saya mengkonsumsi obat-obatan herbal (banyak jenis dan mereknya) yang khasiatnya berkaitan dengan penyembuhan penyakit dalam dan penyembuhan sel-sel kanker/tumor. Walau ada perkembangan baik, mulai ada penurunan frekuensi tapi masih belum dapat menyembuhkan total.
Sampai pada akhirnya saya dibelikan 1 (satu) botol obat Alami PROPOLIS oleh suami saya. Saya minum secara rutin 3 kali sehari, sampai akhirnya habis dalam 5 hari, tapi alhamdulillah, mulai ada perkembangan baik, penyakit saya mulai berangsur tidak sering terasa lagi dan kalaupun kambuh, rasa sakitnya sudah tidak sesakit sebelumnya dan hanya berlangsung singkat. Setelah habis 1 botol, suami mencari informasi untuk bisa mendapatkan PROPOLIS lagi, akhirnya dapat informasi dan membeli 1 paket (isi 7 botol) PROPOLIS , sehingga saya bisa mengkonsumsi secara rutin terus-menerus sampai benar-benar sembuh, InsyaAllah.
Sampai sekarang saya sudah menghabiskan 6 botol PROPOLIS (saya minum secara rutin 3 kali sehari) dan alhamdulillah sudah mulai terasa khasiatnya, sekarang saya sudah tidak pernah kambuh lagi dan dampaknya terhadap badan terasa lebih fresh dan tidak sering merasa lelah, badan terasa lebih bugar.
Syukur Alhamdulillahirobbilalamin , saya panjatkan kehadirat Allah SWT , atas nikmat, Rahmat dan karunia-Nya yang tiada terkira, sehingga saya menjadi sehat walafiat seperti dulu lagi. Atas Ijin dan Ridho-Nya, saya dan suami berikhtiar sedemikian rupa untuk penyembuhan penyakit saya ini, subhanallah Allah telah menunjukkan jalannya, melalui obat alami PROPOLIS ini, saya bisa kembali sehat.
Alangkah bahagianya hati saya, memiliki suami yang baik, sholeh dan sabar selalu menemani saya dalam segala kondisi, baik sedang sehat, terlebih saat sedang sakit. Ditambah dengan bonus 2 orang bidadari cantik Rara & Dhisa, yang menambah kekuatan & semangat saya dalam menghadapi kehidupan ini. Sehingga nama Rara & Dhisa menginspirasi saya dalam mengembangkan ide untuk membuka suatu usaha kecil-kecilan dengan bantuan media website yang saya namakan Radhisa (www.tokoonline-radhisa.com).